1. Hal pertama yang dapat anda lakukan yaitu melakukan beberapa survei pada properti yang ada pada lingkungan sekitar untuk dijadikan harga pembanding. Carilah properti yang sejenis dan lihatlah berapa harga jualnya dan anda dapat membandingkan dengan properti yang akan anda jual.
2. Dalam melakukan perbandingan terdapat beberapa poin yang dapat dilihat misalnya, luas tanah dan bangunan, legalitas, karakteristik, bentuk dan usia bangunan. Dengan melakukan hal ini akan terlihat berapa harga pasar yang sesuai dengan properti tersebut.
3. Jika anda melihat kalau properti yang anda jual lebih baik daripada Properti pembanding anda dapat mengajukan harga yang lebiih tinggi namun usahakan masih dalam harga yang wajar.
4. Untuk menguji benar atau tidak harga yang telah ditetapkan, analisa harga tanah dan bangunan secara terpisah. Contohnya: harga tanah Rp 200 juta kemudian untuk bangunan Rp 200 juta, maka sebaiknya penjual menawarkan rumah dengan harga 20% di atas jumlah total harga tersebut. Apabila nanti terjadi negosiasi, maka penjual bisa tetap mempertahankan harga wajar yang telah ditentukan sebelumnya Rp 400 juta.
5. Jika anda tidak memiliki waktu untuk melakukan survei terhadap properti sekitar disarankan untuk menggunakan jasa penilai properti agar dapat menemukan harga yang sesuai.

0 komentar:
Posting Komentar