Anda yang sering bepergian ke luar negeri pastinya butuh menukarkan uang rupiah Anda ke mata uang luar negeri apakah dolar atau Euro dan sebagainya. Namun mungkin kita tidak begitu mengerti bagaimana cara kerja pertukaran uang ini. Ya, bagi beberapa orang tidak begitu mengerti bagaimana penilaian uang tersebut, yang dimengerti hanyalah menukarkan mata uang miliknya dengan uang negara yang dituju tersebut. Atau Anda sering mendengar tentang berita “dolar jatuh terhadap yen” dan sebagainya. Jika begitu mari kita mengenal valuta asing dan sejarah harga uang tersebut.
Mata uang sendiri sangat berperan dalam arus ekonomi modern. Dari mata uang kita tahu nilai suatu barang dimanapun berada. Oleh karena itu, kita pun perlu kurs mata uang asing atau sering pula disebut sebagai valuta asing dimana mata uang setiap negara pasti tidak diterima di negara lainnya.
Sejarah Valuta Asing
Dulunya dalam sejarah mata uang dunia hanya dilakukan pertukaran dengan menggunakan emas. Istilah valuta asing sendiri belum dikenal oleh masyarakat. Saat itu pemerintah mengeluarkan semacam kertas tanpa bukti bahwa seseorang punya emas. Namun, barulah sekitar perang dunia kedua – pemerintah-pemerintah negara membuat nilai mata uang mereka berdasarkan dolar. Karena sejak pada tahun 1930-an, Amerika Serikat menetapkan bahwa 1 ons emas sama dengan 35 dolar. Semua orang pun tahu jumlah emas dalam bentuk dolar sehingga sistem valuta asing berkembang seperti itu.
Namun sistem ekonomi dunia sendiri tidak menjamin kelangsungan sistem ini karena dolar Amerika pun mengalami inflasi dari waktu ke waktu. Yang akhirnya pemerintah Amerika Serikat harus memotong nilai uangnya menjadi 70 dolar untuk 1 ons emas. Kemudian pada tahun 1971, pemerintah tidak lagi menetapkan standar bahwa dolar mewakili emas tetapi pasar yang menentukan. Inilah yang akhirnya membentuk valuta asing.
Metode Pertukaran Uang
Ada dua sistem metode pertukaran uang untuk membedakan sistem valuta asing yakni sebagai berikut:
System floating currency, ditentukan oleh situasi pasar dimana bergantung pada besarnya permintaan serta persediaan yang harus timbal-balik. Ini juga didorong oleh investasi asing, inflasi, rasio ekspor impor dan faktor ekonomi lainnya.Pada umumnya, negara yang punya kondisi ekonomi stabil dan matang akan menggunakan sistem floating di dalam valuta asing. Di antaranya adalah Amerika Serikat, Inggris Raya dan Kanada. Ini dianggap lebih efisien karena dapat membetulkan harga dimana merefleksikan kekuatan ekonomi dan inflasi. Sistem floating ini bisa mengganggu investasi jika ekonomi di suatu negara mengalami kesulitan.
Pegged Currency, merupakan sistem fixed. Pemerintah mengatur dan menentukan kurs mata uang sesuai degan mata uang dollar. Oleh karena itu, pemerintah turut ambil andil untuk membuat valuta asing tetap stabil. Ini dilakukan dengan cara bank nasional haruslah punya persediaan mata uang asing yang cukup banyak agar menekan perubahan permintaan oleh pasar dan persediaannya. Oleh karena itu, bank nasional harus melepas sejumlah dana jika pasar melakukan permintaan besar. Sementara itu, bank nasional akan melakukan pembelian jika permintaan pasar menurun.
Biasanya sistem ini digunakan oleh negara-negara yang punya keadaan ekonomi tidak stabil atau berpotensi untuk tidak stabil. Dengan begitu, sistem ini membantu kelancaran perdagangan valuta asing mereka.
Memang tidak banyak orang yang begitu peduli dengan valuta asing ini. Namun tidak ada salahnya bagi kita untuk mengetahui dan mengenal gambaran valuta asing. Perlu diketahui bahwa setiap kali kita menukarkan uang ke mata uang asing pada saat melakukan perjalanan atau lainnya maka kita turut menyumbang dana demi kelancaran sistem valutas asing yang ada di negara kita.
Sejarah Valuta Asing
Dulunya dalam sejarah mata uang dunia hanya dilakukan pertukaran dengan menggunakan emas. Istilah valuta asing sendiri belum dikenal oleh masyarakat. Saat itu pemerintah mengeluarkan semacam kertas tanpa bukti bahwa seseorang punya emas. Namun, barulah sekitar perang dunia kedua – pemerintah-pemerintah negara membuat nilai mata uang mereka berdasarkan dolar. Karena sejak pada tahun 1930-an, Amerika Serikat menetapkan bahwa 1 ons emas sama dengan 35 dolar. Semua orang pun tahu jumlah emas dalam bentuk dolar sehingga sistem valuta asing berkembang seperti itu.
Namun sistem ekonomi dunia sendiri tidak menjamin kelangsungan sistem ini karena dolar Amerika pun mengalami inflasi dari waktu ke waktu. Yang akhirnya pemerintah Amerika Serikat harus memotong nilai uangnya menjadi 70 dolar untuk 1 ons emas. Kemudian pada tahun 1971, pemerintah tidak lagi menetapkan standar bahwa dolar mewakili emas tetapi pasar yang menentukan. Inilah yang akhirnya membentuk valuta asing.
Metode Pertukaran Uang
Ada dua sistem metode pertukaran uang untuk membedakan sistem valuta asing yakni sebagai berikut:
System floating currency, ditentukan oleh situasi pasar dimana bergantung pada besarnya permintaan serta persediaan yang harus timbal-balik. Ini juga didorong oleh investasi asing, inflasi, rasio ekspor impor dan faktor ekonomi lainnya.Pada umumnya, negara yang punya kondisi ekonomi stabil dan matang akan menggunakan sistem floating di dalam valuta asing. Di antaranya adalah Amerika Serikat, Inggris Raya dan Kanada. Ini dianggap lebih efisien karena dapat membetulkan harga dimana merefleksikan kekuatan ekonomi dan inflasi. Sistem floating ini bisa mengganggu investasi jika ekonomi di suatu negara mengalami kesulitan.
Pegged Currency, merupakan sistem fixed. Pemerintah mengatur dan menentukan kurs mata uang sesuai degan mata uang dollar. Oleh karena itu, pemerintah turut ambil andil untuk membuat valuta asing tetap stabil. Ini dilakukan dengan cara bank nasional haruslah punya persediaan mata uang asing yang cukup banyak agar menekan perubahan permintaan oleh pasar dan persediaannya. Oleh karena itu, bank nasional harus melepas sejumlah dana jika pasar melakukan permintaan besar. Sementara itu, bank nasional akan melakukan pembelian jika permintaan pasar menurun.
Biasanya sistem ini digunakan oleh negara-negara yang punya keadaan ekonomi tidak stabil atau berpotensi untuk tidak stabil. Dengan begitu, sistem ini membantu kelancaran perdagangan valuta asing mereka.
Memang tidak banyak orang yang begitu peduli dengan valuta asing ini. Namun tidak ada salahnya bagi kita untuk mengetahui dan mengenal gambaran valuta asing. Perlu diketahui bahwa setiap kali kita menukarkan uang ke mata uang asing pada saat melakukan perjalanan atau lainnya maka kita turut menyumbang dana demi kelancaran sistem valutas asing yang ada di negara kita.
0 komentar:
Posting Komentar