Saham untuk Investasi Jangka Panjang




Mungkin masih banyak orang yang masih belum mengerti mengenai saham dan cara memilikinya meski sudah sering mendengar istilah saham dalam keseharian. Salah satu yang dibingungkan tersebut adalah bagaimana caranya untuk punya saham di dalam sebuah perusahaan, khususnya yang memang sudah go public. Perusahaan go public sendiri merupakan perusahaan dimana sebagian sahamnya telah dipunya oleh masyarakat umum. Memang perlu diakui bahwa investasi dalam bidang jual beli saham ini belum begitu dikenal di kalangan masyarakat.
Tetapi di beberapa negara maju, investasi saham untuk investasi jangka panjang telah menjadi sebuah media untuk melakukan investasi dan memang banyak yang menyukai metode ini. Mengapa banyak yang menyukai investasi saham sebagai pilihan? Jika Anda pintar dan teliti dalam hal memilih saham maka keuntungan yang akan Anda peroleh akan sangat menggiurkan – yakni berkali-kali lipat dari yang Anda tanamkan pada awalnya.
Sebagai mana yang sudah kita pahami, saham merupakan salah satu bentuk atau kepemilikan di dalam sebuah perusahaan. Jika kita punya saham dalam sebuah perusahaan berarti kita juga punya sebagian hak dalam sebuah perusahaan tersebut dan tentunya punya hak untuk memperoleh bagian keuntungan jika perusahaan menghasilkan laba dari sistem kerjanya. Selain itu, keuntungan lainnya lagi adalah kita pun dapat menjual saham yang kita punya tersebut dengan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan pada awal kita membelinya. Apalagi jika memang perusahaan yang kita pilih tersebut punya kinerja yang bagus sehingga harga sahamnya dari hari ke hari memang terus naik!
Cara Memulai Investasi Saham
Untuk memulai investasi saham maka syarat pertama yang haru Anda penuhi adalah punya rekening saham untuk dapat melakukan berbagai transaksi jual beli saham. Namanya rekening tersebut adalah rekening efek. Tempat untuk membuka rekening efek tersebut adalah di perusahaan sekuritas yang mana akan menjadi “jembatan” Anda untuk melakukan berbagai transaksi jual beli saham.
Kemudian, modal pertama yang dibutuhkan untuk melakukan investasi bervariasi jumlahnya, ini tergantung dari kebijaksanaan masing-masing perusahaan sekuritas yang Anda pilih. Untuk Indonesia sendiri, biasanya perusahaan sekuritas memiliki nilai terendah untuk berinvestasi saham adalah pada angka lima juta rupiah sampai dengan lima puluh juta rupiah guna membuka rekening pertama.
Nah, setelah memiliki rekening efek, kita pun sudah bisa mulai melakukan investasi saham untuk investasi jangka panjang. Setiap transaksi jual beli akan dikenakan biaya antara 0.2% sampai 0.5% dari nilai transaksi yang kita buat.
Lakukan Analisis Saham
Ini adalah bagian penting ketika Anda ingin melakukan investasi saham. Ketika akan membeli suatu saham maka Anda harus memilih saham yang memang akan memberikan keuntungan. Dikarenakan banyak perusahaan yang menawarkan saham namun belum tentu berprospek. Bagaimana caranya agar saham yang kita pilih bagus dan punya harapan keuntungan? Itulah perlunya analisis saham untuk mengetahui kenaikan harga saham ataupun laba perusahaan. Setidaknya ada 2 metode analisis saham, yakni sebagai berikut:
Analisis fundamental
Analisis ini merupakan metode dengan cara melihat kinerja dan sepak terjang sebuah perusahaan serta laporan keuangan yang telah mereka publikasikan. Untuk itu, Anda harus paham membaca laporan keuangan dan neraca badan usaha yang telah go public. Semakin baik kinerjanya tentu semakin berpeluang pula menghasilkan laba.
Analisis teknikal
Analisis teknikal merupakan metode pengamatan harga saham yang didasarkan pada pergerakan dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, pada setiap awal tahun biasanya harga saham sebuah perusahaan akan mengalami kenaikan. Jadi, untung yang dihitung adalah selisih pada awal membeli dan ketika tahun berikutnya naik. Untuk itu, Anda bisa membeli saham pada saat akhir tahun agar harganya masih lebih murah.
SHARE

About Unknown

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar